Aku adalah manusia yang biasa…
Seperti lainnya, para binatang jalang
Yang terbuang dari kumpulan yang hilang
Aku juga seorang pelajar….
Yang tidak begitu pintar
Serta pernah berteman dengan rasa malas
Aku juga seekor binatang…
Yang punya naluri untuk menang
Dan selalu siap menerkam mangsa
Duh, Gusti….Gusti….
Apa yang engkau rencanakan…
Apa yang kalian fikirkan…
Jangan kalian thuulul amal
Jangan pula merekayasa akal
Just do it..!!!
Lakukan saja…!!!
Apa yang diperintahkanNYA
Kerjakan saja..!!!
Kewajiban yang telah ditetapkanNYA
Dan jangan coba-coba…
Melanggar laranganNYA

Namun…
Sifat jalang telah bersatu dengan tulang
Rasa malas menjadi obat penenang
Dan naluri binatangpun sudah sangat buas
Sehingga kemanusiaan pun hilang…
Yang tersisa hanya segerombolan binatang jalang…
Tapi, Gusti…

Aku akan tetap menjadi manusia biasa
Yang terkadang berteman dengan malas
Walau tak jarang pula ku memangsa
Aku tak peduli, pada mereka yang benar-benar jalang
Atau pun mereka yang tak mau mengaku jalang
Karna zaman telah membuktikan
Bahwa manusia memang perwujudan binatang jalang
Yang sering datang bergerombolan
Dan pergi setelah keyang